Friday, 9 September 2011

Penawar Jiwa

Salam semua. Perkongsian di malam hari. Jom layan


Menyalahkan takdir atas kekhilafan diri sendiri bukanlah satu penyelesaian yang terbaik. Menghukum diri dengan tidak mampu menerima realiti sudah cukup pasti menyiksakan. Hati yang luluh dan remuk dek perbuatan sendiri.
 
Dan sesungguhnya Allah tidak akan membebani hambaNya itu dengan bebanan yang tak tertanggung. Dan apabila kita diuji, maka beringat lah, kerana ketika itulah Allah sedang berbicara dengan kita, mengajar kita apa yang tidak kita ketahui dan yang tak mampu kita miliki dengan cara lain

Dalam kehidupan, menerima dan akur dengan ketentuanNya itulah penawarnya. Tak semua benda yang kita nak, kita akan dapat malah ada ketikanya kita dapat benda yang kita tak nak. Sesungguhnya itu adalah kuasa dan haq mutlakNya. Sebagai hamba, kita hanya mampu menerima dengan hati yang terbuka.

Dan seseungguhnya, apabila doa kita tak dimakbulkan, maka bersabarlah, kerana Dia di atas kursiNya merancang sesuatu yang jauh lagi hebat, yang jauh lagi indah dari apa yang kita panjatkan.


Di saat kita dambakan keindahan pelangi, dikurniakannya hujan dikala panas, dibuatnya kita tertunggu, namum, keindahan pelangi pabila hujan berhenti membuatkan kita lupa akan penatnya menunggu.

Sesungguhnya Allah jauh menjangkaui capaian akal manusia. Masya-Allah


No comments:

Post a Comment